Apakah 6 Ciri-ciri Keluarga Bahagia Ini Sudah Ada Dalam Keluarga Kamu?

Memiliki keluarga bahagia adalah idaman semua pasangan. Tak hanya ada di media sosial, karena keluarga bahagia ternyata juga bisa kita ciptakan sendiri. Dimulai dari selalu berusaha meluankan waktu untuk momen bersama, saling terbuka, hingga memerhatikan hal-hal kecil yang membuat hubungan keluarga senantiasa hangat.

Ingin menciptakan keluarga yang hangat dan bahagia? Sebagai panduan, ada sederet hal yang bisa kamu jadi inspirasi kamu demi menciptakan suasana hangat, nyaman, dan tentu membahagiakan kamu, si Kecil dan pasangan.

 

6 Tanda yang dimiliki keluarga bahagia 

 

Memang, standar keluarga bahagia berbeda pada tiap pasangan, namun ada beberapa yang menjadi ciri umum yang menandakan hal tersebut. Mari cek apakah 7 tanda ini sudah ada dalam rumah tanggamu?

 

1. Terbuka pada pasangan

 

Saling jujur dalam hubungan pernikahan wajib hukumnya! Maka, berusahalah untuk bertindak dan berkata saling jujur setiap saat. Kamu bisa mulai dengan memberi tahu kegiatanmu hari ini atau minggu ini, meski dia tidak bertanya. Saat pillow talk, ceritakan pula pengalamanmu seharian ini, terutama hal-hal yang menarik untukmu. Semakin banyak dia tahu tentangmu, semakin tak ada kesempatan untuk saling curiga. 

Ini juga berlaku untuk saling jujur soal finansial. Jangan ada hal yang ditutupi, dan jangan berbohong untuk hal apapun kepada pasangan. Karena bila pasanganmu malah tahu dari orang lain, hal ini akan mengikis kepercayaannya. 
 

2. Kompak berbagi tugas rumah

Siapa bilang tugas rumah hanya tanggung jawab istri? Suami juga harus mengerti dan bertanggung jawab turut serta menyelesaikan pekerjaan rumah, terutama bila tidak ada asisten rumah tangga. Mari bicarakan tugas rumah apa saja yang memungkinkan untuk bisa dikerjakan sendiri-sendiri atau berdua. 

Bila pekerjaan masing-masing sudah diputuskan, tidak boleh ada komplain berlebihan karena bisa memicu keributan kecil. Terimalah dengan penuh syukur hasil pekerjaan pasangan dan maafkanlah bila ada hal yang dirasa kurang sreg. Bayangkan tanpa bantuannya, kamu pasti repot bukan main, kan? 

Yang tak kalah penting, meski pekerjaan rumah tersebut sudah menjadi tanggung jawab suami seperti mencuci piring setelah makan malam misalnya, jangan lupa berterima kasihlah atas bantuannya.

3. Sehat finansial

Sehat finansial artinya keluargamu memiiki perencanaan keuangan yang baik. Sehat finansial akan menciptakan rasa aman dalam pernikahan. Maka dari awal pernikahan, penting untuk saling mengetahui sumber penghasilan pasangan, jumlah penghasilan, alokasi pengeluaran setiap bulannya, tabungan pribadi serta rencana tabungan keluarga di masa depan. Selain itu ketahui juga alokasi pengeluaran keluarga, siapa yang membiayai pengeluaran keluarga, biaya asuransi kesehatan, asuransi jiwa, dana investasi, dan lain sebagainya.

Bila hal ini belum sempat dilakukan, tak ada kata terlambat. Kamu bisa membahasnya sekarang dengan suami. Luangkan waktu senggang khusus untuk membicarakan hal ini dengan pasangan. Supaya lebih santai, suguhi minuman teh [insert link here] SariWangi sambil mendiskusikan keuangan keluarga bersama pasangan. Dan bila di tengah pernikahan ada perubahan jumlah income, jangan lupa membicarakannya dengan pasangan.

4. Nyaman bersama pasangan


 

Pasangan bahagia akan menciptakan keluarga bahagia. Bagaimana mau membangun rumah tangga yang bahagia kalau kamu berdua belum merasa nyaman? Jadi, meski sudah memiliki momongan dengan segala kerepotannya, sempatkanlah untuk kencan atau melakukan fun time berdua.

Bila anak masih kecil dan membutuhkan ekstra perhatian, kamu bisa mengatur kencan di rumah saja. Misalnya, saat jam tidur anak, kamu dan dia bisa menonton film favorit di home theater. Buat suasana persis seperti bioskop. Siapkan pula brownies kesukaan dan secangkir teh tawar hangat (insert link here) SariWangi yang ampuh memberi efek menenangkan setelah lelah seharian dan juga memiliki efek menenangkan hati. Karena menurut penelitian, minum teh mampu menurunkan kadar hormon stres dalam tubuh1, lho.

5. Punya me-time masing-masing

 

Keluarga bahagia sangat paham bahwa setiap individu membutuhkan me-time untuk melepas penat dan kejenuhan, menyalurkan hobi atau sebagai bentuk aktualisasi diri. Support hobi suami merupakan kewajiban istri, demikian pula sebaiknya.

Saling memberi ruang dan waktu adalah kunci suksesnya. Bila waktunya istri me-time ke salon atau spa, suami dengan senang hati akan menjaga anak di rumah bila tidak ada yang membantu. Demikian pula bila waktunya suami bersepeda bersama timnya, istri juga dengan senang hati akan memberi waktu sesuai kesepakatan bersama. 

6. Saling mengekspresikan kasih sayang 

Mengekspresikan kasih sayang ternyata bisa dilakukan dengan sederhana, seperti menyempatkan waktu makan bersama keluarga sesibuk apapun jadwalmu. Selain itu, kamu juga bisa membacakan dongeng, memasak bersama, berenang atau melakukan kegiatan favorit keluarga. 

Selain menikmati momen bersama, kegiatan ini juga bisa membangun komunikasi yang baik antar keluarga, si Kecil pun jadi ikut belajar untuk saling terbuka dan mengungkapkan perasaannya. Sangat menyenangkan, ya, mendengarkan si buah hati bercerita tentang keberhasilannya menggambar dinosaurus setelah sekian lama berlatih. 

Hal ini akan melekat menjadi memori yang menyenangkan untuknya hingga ia besar nanti, karena ia tahu Ayah dan Ibunya selalu berusaha menciptakan keluarga bahagia dengan menjadi orang tua yang penuh kasih sayang dan siap mendengar keluh kesahnya. Jangan lupa juga untuk selalu menciptakan momen kebersamaan keluarga bersama kehangatan teh [insert link here] SariWangi yang praktis dan mudah dibuat.  Menikmati setiap tegukan teh yang hangat dan nikmat dengan keluarga secara rutin sambil menciptakan komunikasi tentu akan membantu memelihara kehangatan hubungan kamu, pasangan, dan si kecil. Selamat mencoba!

 

Referensi:

1. Natasha Gilbert (2019). The science of tea’s mood-altering magic. Diambil dari: https://www.nature.com/articles/d41586-019-00398-1 (Diakses 8 Desember 2020)