Kebiasaan buruk yang bisa membuat hubungan percintaan retak.

Salah satu rahasia pernikahan awet adalah jika pasangan saling bisa menerima satu sama lain. Namun, jika kebiasaan buruk terlalu lama dipelihara, ada masanya pasangan semakin tidak nyaman dan hal tersebut bisa memicu keretakan terhadap hubungan percintaan. 

Terkadang, mengetahui kebiasaan buruk pasangan lewat zodiak kerap menjadi cara seseorang untuk mengetahui tentang pasangannya lebih dalam. Namun sejatinya, kebiasaan buruk tidak hanya bergantung pada zodiak seseorang, tapi pada karakter dan lingkungan yang membentuk seseorang. Kenali beberapa kebiasaan buruk yang sebaiknya kamu atau pasangan mulai perbaiki perlahan agar hubungan kalian sehat dan langgeng. 

Hindari Berbagai Kebiasaan Buruk Ini


Supaya hubungan komunikasi sehari-hari lebih hangat bersama pasangan, kamu bisa mulai mengurangi berbagai macam kebiasaan buruk ini. Beberapa hal memang terkesan sepele, namun jika dilakukan secara terus menerus tentu akan berakibat negatif pada hubungan pernikahanmu. 

 

1. Berbohong

Saling jujur adalah salah satu pondasi penting dalam berumah tangga. Terkadang, menutupi hal-hal kecil dari pasangan untuk menjaga perasaannya bisa menjadi keputusan yang baik. Namun, jika terlalu sering, hal ini bisa menyebabkan isu kepercayaan dalam hubungan. Selain itu, sering berbohong juga bisa mengarah pada ketidaksetiaan, bahkan perselingkuhan.

 

2. Tidak menepati janji

Apakah kamu selalu ingin menyenangkan pasangan dengan memberinya janji-janji manis yang belum tentu bisa kamu penuhi? Hati-hati dengan sikap seperti ini. Jangan membangun ekspektasi yang terlalu tinggi terhadap pasangan jika kamu belum yakin apakah bisa mewujudkannya atau tidak karena lama-kelamaan rasa kepercayaan bisa berkurang, bahkan hilang. 

 

3. Membiarkan keintiman berkurang

Keintiman merupakan salah satu kunci rumah tangga langgeng dengan pasanganmu. Tidak hanya hubungan seksual yang reguler, namun keintiman sederhana, seperti mengucapkan kata-kata romantis atau memberikan kejutan, bisa membangun kekompakkan pasangan. Jika sudah tidak ada keintiman, komunikasi hubungan pun bisa menjadi dingin dan berjarak. 

 

4. Memaki atau berperilaku kasar

Seemosi apapun saat sedang marah, hindarilah menggunakan kata-kata yang menyinggung maupun kekerasan fisik. Ucapan dan perilaku kasar termasuk ke dalam jenis kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan merupakah perbuatan melanggar hukum yang sangat serius. Selain itu, KDRT juga bisa meninggalkan trauma fisik maupun psikis yang mendalam terhadap korban.


5. Mengabaikan satu sama lain

Bagaimana perasaanmu jika pasangan tidak mau mendengarkan pendapatmu? Atau, yang lebih parah lagi, ia sudah jarang memberi perhatian? Tentu saja rasanya tidak menyenangkan. Terlalu cuek dan mengabaikan pasangan bisa memberikan beberapa dampak buruk dalam hubungan, seperti koneksi antar individu yang menjauh dan hilangnya keintiman.  Sesekali cobalah jadi pendengar baik bagi pasangan. Awali dari sebuah pembicaraan santai sambil ngeteh sore hari bersama  SariWangi sebagai pencair suasana. 

 

6. Tidak menjadi pendengar yang baik

Memiliki pasangan bukan berarti hanya berbagi kesenangan, namun juga saat susah. Jika kamu tidak pernah ada di saat suami atau istri mengalami kesusahan, setidaknya berusaha menjadi pendengar yang baik. Karena jika tidak, dikhawatirkan pasanganmu akan semakin menjauh darimu dan kehilangan kepercayaan terhadapmu. 

 

7. Memendam perasaan negatif

Setiap manusia tidak ada yang sempurna. Kamu berhak merasa tidak suka akan satu atau dua hal yang pasangan kerap lakukan. Coba bicarakan baik-baik dengannya ketika kamu sudah tidak tahan dengan kebiasaan buruknya. Jangan dipendam supaya tidak menimbulkan kecurigaan yang berkepanjangan.

 

8. Membiarkan konflik berlarut-larut

Pernahkan kamu merasa ada sebuah masalah dengan pasangan yang belum pernah ditemukan solusinya? Jika hal ini sangatlah mengganjal, segera cari penyelesaiannya dengan pasanganmu. Membiarkan konflik justru membuatnya menjadi semakin besar dan, bahkan, mengarah pada jalan buntu ketika konflik tersebut meledak kembali. 

Ketika sedang berkonflik akibat meributkan kebiasaan buruk pasangan, tidak jarang kamu memikirkan bagaimana caranya mencairkan suasana. Dinginkan pikiranmu dan si Dia dengan segelas SariWangi dingin. Persoalan pun jadi bisa dibicarakan dengan kepala dingin.