Mengenal Setiap Peran Anggota Keluarga

Salah satu fungsi dan peran keluarga adalah sebagai tempat untuk bersosialisasi atau berbagi kasih satu sama lain. Di dalam keluarga yang harmonis dengan hubungan antar anggota yang hangat, berbagi kasih mungkin bisa dilakukan setiap hari. Namun, untuk membentuk sebuah keluarga yang harmonis, setiap anggota keluarga wajib menjalankan perannya sesuai tugas dan porsinya masing-masing.

Berbicara mengenai peran keluarga tentu tak lepas dari fungsi sosial, ekonomi, dan pendidikan. Masing-masing anggota keluarga perlu menjalankan perannya dengan baik agar setiap hal yang membentuk fungsi keluarga tersebut dapat berjalan dengan baik pula. Namun sayangnya, masih ada orang-orang yang belum memahami tentang peran dari setiap anggota keluarga, termasuk dirinya sendiri. Apa saja peran dari setiap anggota keluarga? Nah, simak penjelasan mengenai peran dari masing-masing anggota keluarga berikut ini.

  1. Peran Ayah dalam Keluarga
    Apa yang ada dalam benak Anda ketika membahas tentang peran seorang ayah dalam sebuah keluarga? Sudah pasti jawaban Anda akan mengacu pada pernyataan bahwa ayah adalah kepala keluarga dan orang yang betugas mencari nafkah. Namun, apa saja tugas dari kepala keluarga tersebut? Peran seorang ayah dalam keluarga tak lepas dari tanggung jawabnya untuk memberikan rasa aman dan perlindungan untuk setiap anggota keluarganya. Selain itu, ayah juga harus mengayomi setiap anggota keluarganya dan menjadi pengambil keputusan ketika terjadi sebuah konflik atau permasalahan dalam keluarga. Di samping itu, sebagai kepala keluarga, sudah seharusnya ayah bertugas untuk menafkahi setiap anggota keluarganya selama masih berada dalam usia produktif. Meskipun seorang ayah sudah pensiun dan tidak bekerja lagi, perannya sebagai kepala keluarga tetap harus dijalankan. 

  2. Peran Ibu dalam KeluargaSama halnya dengan peran seorang ayah, keberadaan seorang ibu juga amat penting dalam sebuah keluarga. Sebagaimana peran keluarga sebagai tempat untuk mencurahkan kasih sayang, ibu menjadi orang yang lebih banyak memberikan kasih sayang kepada suami dan anak-anaknya. Peran seorang ibu sudah pasti mendidik anak, sementara ayah hanya akan mendampingi ibu dalam mendidik anak-anaknya. Selain itu, peran seorang ibu juga meliputi menyediakan makanan untuk semua anggota keluarga dan memberikan suasana tempat tinggal yang layak bagi seluruh anggota keluarga. Namun, bagi ibu yang juga memiliki pekerjaan di luar, ia harus pintar membagi waktu antara mengurus pekerjaan dan rumah tangganya. Seorang ibu juga dapat menjadi penengah ketika terjadi permasalahan antara anak dengan anak atau antara ayah dengan anak. Mengingat peran ibu dalam keluarga begitu bermacam-macam, maka tak salah jika seorang ibu sering mendapat gelar sebagai supermom. 

  3. Peran Anak Sulung dalam Keluarga
    Anak sulung adalah pengikat perkawinan dan terlahir sebagai anak pertama yang sudah dinanti-nantikan oleh kedua orang tuanya. Peran anak sulung tentu saja mengayomi adik-adiknya untuk menjadi lebih baik. Si sulung juga kerap kali dianggap sebagai yang paling dewasa untuk mengambil keputusan. Jika sudah dewasa, si sulung pun berhak menjadi penengah ketika terjadi konflik antara kedua orang tuanya yang tak kunjung reda. Pada umumnya, anak sulung memegang peran penting dalam keberlangsungan ekonomi dan status sosial dalam keluarga, karena umumnya tahta atau warisan akan diberikan kepada anak yang tertua.

  4. Peran Anak Bungsu dalam Keluarga
    ​Sama seperti anak sulung, peran dari anak bungsu juga dapat menjadi pengikat perkawinan antara suami dan istri. Apalagi, jika kehadirannya sangat ditunggu-tunggu, misalnya saat sepasang suami istri mendambakan anak laki-laki ketika sudah memiliki anak perempuan. Sifat anak bungsu yang umumnya periang dan ingin selalu dimanja dapat menjadi penghibur tersendiri bagi orang tuanya. Bahkan, bukan suatu hal yang tidak mungkin jika si bungsu juga memegang peran penting dalam keberlangsungan ekonomi dan status sosial keluarga.


Kesimpulannya, peran keluarga akan berjalan dengan baik bila setiap anggota keluarganya telah memahami dan melaksanakan perannya masing-masing. Di zaman modern ini, memang banyak anggota keluarga yang menjalankan peran yang berbeda, misalnya seorang ibu menjadi kepala keluarga lantaran si ayah tidak bekerja. Namun, keharmonisan dalam keluarga akan tercipta bila setiap anggota keluarga dapat saling memahami dan mejalankan peran masing-masing dengan baik.

Sumber:

nytimes.com/roomfordebate/2013/06/03/what-are-fathers-for/mom-and-dad-fill-different-roles

nurturemom.com/Web_store/News/fathers.shtml

asikbelajar.com/2015/06/9-peran-anak-dalam-keluarga.html