Kenali 4 Hambatan Utama dalam Komunikasi Keluarga

‚Äč

Tentu akan sangat membahagiakan apabila dalam keluarga harmonis,  kehangatan selalu terjaga. Sayangnya, kehangatan dalam keluarga sering terhambat karena kendala komunikasi. Jika Anda sudah mengenali 4 hambatan utama dalam komunikasi keluarga berikut ini, tentu nanti Anda lebih siap mengatasinya.

Baca juga sebelumnya artikel mengenai : Komunikasi Keluarga 

Semua Anggota Keluarga Punya Kesibukan Sendiri

Kesibukan kerap dianggap sebagai pemicu renggangnya komunikasi dalam keluarga. Ada anggota keluarga yang sibuk bekerja dari pagi sampai malam, sekolah, atau bahkan tinggal berjauhan di kota lain. Hal ini biasanya semakin parah jika anak-anak dalam keluarga semakin beranjak besar dan sudah mandiri. Waktu untuk berkumpul bersama jadi makin berkurang karena semua anggota keluarga sibuk dengan urusan masing-masing.
 

Rasa Segan terhadap Orang Tua

Di Indonesia, masih banyak orang tua yang memberlakukan cara mendidik yang konvensional bagi anak. Cara ini membuat orang tua senantiasa berada di pihak yang benar dan tidak mau mendengarkan pendapat anak atau anggota keluarga lain yang lebih muda. Akibatnya, anak-anak pun merasa apatis bila ingin menyampaikan isi hati atau pendapat. Jika dibiarkan terus-menerus, tentu saja hal ini akan semakin menghambat komunikasi dalam keluarga.
 

Kurangnya Rasa Percaya kepada Keluarga

Ternyata tidak banyak orang yang bisa berkomunikasi secara baik dalam keluarga. Hal ini terjadi karena kurangnya rasa percaya kepada keluarga. Ketika mengalami atau merasakan sesuatu, banyak orang menganggap bahwa sahabat jauh lebih bisa mendengarkan atau membantu daripada keluarga.
 
Anggapan keliru seperti ini harus diantisipasi sedini mungkin. Dalam sebuah keluarga, harus ada momen khusus untuk berkumpul dan saling bercerita dari hati ke hati. Bersantai sembari ditemani teh berkualitas dan sajian camilan lainnya tentu akan membuat semua anggota keluarga merasa lebih rileks. Kalau hal ini mulai dijadikan kebiasaan dalam keluarga, niscaya rasa percaya satu sama lain antar anggota keluarga akan terjalin dengan baik. Setiap masalah yang dihadapi bersama keluarga akan terasa lebih ringan dan mudah diselesaikan.
 

Terlalu Asyik dengan Gadget Pribadi

Penggunaan gadget secara berlebihan juga memicu hambatan komunikasi dalam keluarga. Sebab setiap anggota keluarga tidak benar-benar fokus saat berada di rumah. Ada yang masih sibuk mengurus pekerjaan, menggunakan sarana hiburan, atau berkomunikasi dengan teman melalui gadget. Fenomena ini harus dicegah sedini mungkin. Setiap anggota keluarga harus meluangkan waktunya untuk berkumpul bersama di rumah. Melakukan aktivitas sederhana bersama seluruh anggota keluarga akan mempererat jalinan komunikasi. Sehingga tak ada anggota keluarga yang merasa tidak dipedulikan.
 
Jangan sampai Anda ikut terpancing emosi ketika ada anggota keluarga yang sedang marah. Bicarakan semua permasalahan secara tenang agar lekas mendapatkan jalan keluar. Senyum dan secangkir sajian teh manis hangat buatan Anda biasanya ampuh menenangkan suasana. Kalau tidak ada hambatan komunikasi dalam keluarga, semua anggota keluarga pasti merasa nyaman saat berada di rumah.
 
 
Sumber:
beritasatu.com/gaya-hidup/114039-3-faktor-yang-menghalangi-komunikasi-efektif-keluarga.html
aura.tabloidbintang.com/articles/psikologi/5306-4-hambatan-komunikasi-dalam-keluarga
workingmomsbalance.com/hurting-your-family-relationships/
Diakses pada: 28 Desember 2017